Rabu, 05 Juli 2017

Pangdam Diponegoro, Prajurit Harus Profesional




Blora, Danrem 073/Mkt Kolonel Inf Joni Pardede, S.sos, M.M mendampingi Pangdam IV/Diponegoro dalam kunjungan kerjanya di Markas Batalyon Infanteri 410/Alugoro di Blora. 

Dalam pengarahanya Pangdam Diponegoro Mayjen TNI  Tatang Sulaiman di Aula Makoyonif menyampaikan prajurit jangan sampai lengah, jaga markas dan material dan personel karena adanya peningkatan radikalisme dan ISIS yang mengancam keamanan nasional, prajurit harus siap dan siaga jangan sampai kecolongan. Dan kegiatan satuan harus diprogramkan berlatih untuk meningkatkan profesionalisme prajurit. Pangdam mengatakan pentingnya peran Persit sebagai istri prajurit yang harus tetap melaksanakan kewajibannya mendampingi suami dimana pun bertugas dan memberikan dorongan moril suami, serta sebagai ibu bagi putra putrinya dalam membina keluarga senantiasa semakin dirasakan manfaatnya. Ketekunan dan ketabahan ibu-ibu dalam membimbing putra putri serta ketegaran dalam mendampingi suami bertugas agar tetap dipelihara dengan baik.

Peran ganda tersebutlah yang dimiliki oleh setiap istri prajurit, betapa pun beratnya peran yang ibu-ibu jalankan, semua itu merupakan kewajiban sebagai istri prajurit untuk mendukung dan mengabdi kepada suami, serta keluarga.

“Keberhasilan suami tidak lepas dari peran istri yang dengan tulus iklas dengan sikap mental yang kuat, ketabahan dan kemandirian yang teguh dalam mendampingi suami melaksanakan tugas pokok dimanapun bertugas dan mengabdi, apalagi kali ini ibu-ibu baru di tinggal suami dalam melaksanakan tugas Negara ke Papua” kata Mayjen TNI Tatang Sulaiman.(Penrem 073/Mkt)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar