Rabu, 20 November 2019

YONIF 410/ALUGORO LAKSANAKAN LATIHAN SIMULASI TEMPUR KOMPUTER


Blora (20/11) Latihan posko I simulasi tempur komputer Yonif 410/Alugoro yang di selenggarakan di markas Batalyon 410/Alugoro Blora, dari tgl (18 s.d 21 November 2019). dengan tema latihan “BATALYON INFANTERI 410/ALUGORO MELAKSANAKAN OPERASI LAWAN INSURJENSI DIWILAYAH BLORA KOMPLEK DALAM RANGKA OPERASI PENINDAKAN KOOPS/JATENG DISEKTOR KOREM 073/MAKUTARAMA”. Dalam amanat Komandan Korem 073/Makutarama  yang disampaikan oleh Kasi Ter Korem 073/Makutarama Letkol Inf Drs. Arif Isnawan mengatakan bahwa Latihan Posko simulasi tempur komputer ini bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan para komandan dan staf, dalam merencanakan suatu operasi yang mencakup hal-hal keterpaduan, kerjasama dan koordinasi dalam pengambilan keputusan, taktik dan teknik, olah yudha, pengintegrasian semua kemampuan satuan yang dimiliki, prosedur dan tata cara kerja yang berlaku dalam suatu posko serta kodal operasi.

Menghadapi hal tersebut, setiap unsur Komandan dan Staf Yonif 410/Alugoro dituntut untuk memiliki profesionalisme dan disiplin serta motivasi yang tinggi, sehingga mampu mengoptimalkan aplikasi doktrin dan penguasaan prosedur hubungan Komando dan Staf dengan segala bentuk kontigensi yang mungkin dihadapi dalam pelaksanaan tugas khususnya dalam pertempuran dan meningkatkan kualitas individu sesuai tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga nantinya dapat melaksanakan tugas dengan baik, berhasil serta berdaya guna.

Selanjutnya latihan Posko simulasi tempur komputer ini juga dapat bermanfaat sebagai sarana dalam meningkatkan kemampuan Komandan dan Perwira dalam rangka peningkatan kepemimpinan lapangan serta manajemen komando dan pengendalian sekaligus memupuk rasa kebersamaan, jiwa korsa yang tinggi, kemahiran prajurit serta membangun semangat korps para prajurit dalam menyongsong dan menghadapi tugas yang semakin komplit serta  pengabdian di masa mendatang. Oleh karena itu, Latihan Posko ini hendaknya dapat dijadikan wahana untuk mengukur kemampuan diri parajurit dan dapat menjadi bahan evaluasi terhadap pelaksanaan latihan yang telah dilaksanakan. (Penrem 073/Mkt)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar